Pesan Produk Sekarang

Hidayah melalui seekor burung

Seorang bandit tengah duduk berteduh di bawah pohon kurma. Ia sedang menunggu mangsanya. Al-kurdi namanya.

Ia dikenal sebagai bandit yang suka merampas hak orang lain, pemabuk, penjudi, dan pezina. Bahkan, ia tak sungkan membunuh nyawa korbannya jika melawan dan tidak mau menyerahkan harta bendanya.

Perhatiannya terusik oleh seekor burung yang hilir mudik antara satu pohon kurma satu ke pohon kurma yang lainnya. Karena panasaran  dengan apa yag dilakukan oleh burung itu, al-kurdi memanjat pohon kurma tersebut.

Tahulah ia kenapa burung itu hilir mudik dari satu pohon kurma ke pohon kurma yang lain.

Ternyata, ada seekor ular buta di sebuah pohon kurma. Burung itu mematuk kurma, kemudian memberukannya kepada ular itu dengan cara menyuapinya.

Al-kurdi memperhatikan apa yang dilakukan oleh burung itu.

Namun, tiba-tiba tubuhnya bergetar dan ia terjatuh. Sepertinya, telah terjadi sesuatu pada dirinya. Rona mukanya yang biasanya garang berubah teduh.

Perlahan, butiran bening mengalir dari kelopak matanya. Rupanya, ia tersadar atas dosa dan kesalahannya selama ini.

“burung saja memiliki kasih sayang kepada binatang lainnya. Padahal, ia tidak memiliki akal dan hati. Betapa hinanya aku ini. Aku dikaruniai akal dan hati, tetapi aku malh menjadi manusia zalim,” gumam Al-kurdi.


Sejak saat itu al-kurdi berubah seratus delapan puluh derajat. Ia bertaubat kepada Allah. Ia menjadi taat beribadah kepada Alla. Ia juga banyak berbuat amal saleh sebagai penebus dosa-dosanya di masa lalu.

Koleksi Produk Lainnya :

Posting Komentar

 
Copyright © 2014. BukaBaju Template - Design: Gusti Adnyana